Tidak terasa kita sudah memasuki penghujung periode masa pemerintahan Jokowi- Ma'ruf Amin, yang mana pada tahun 2024 besok, kita mengadakan pemilu serentak se- Indonesia. Ngomong-ngomong soal pemilu, setiap pasangan calon pasti memiliki startegi yang bisa menarik perhatian masyarakat, baik dari segi tindakan maupun penampilan. Pasangan calon berupaya menarik perhatian sebanyak-banyaknya dan kampanye merupakan salah satu jalan yang ditempuh pasangan calon untuk memenangkan itu semua. Tidah hanya itu, latar belakang dari pasangan calon turut mempengaruhi pandangan masyarakat. Itualah mengapa, kita bisa lihat bahwa setiap pasangan calon memiliki keunikan yang berbeda-beda.
Komisi Pemilihan Umum atau singkatnya KPU RI, secara resmi menetapkan pasangan calon (paslon) Joko Widodo- Ma'ruf Amin serta Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebagai calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) untuk pemilu 2019. Hasil rapat pleno KPU RI menetapkan bahwa dua pasanagn calon yang telah mendaftar, dinyatakan memenuhi syarat sebagai peserta Pemilu Presiden san Wakil Presiden 2019, kata Ketua KPU Arief Budiman, di Gedung KPU Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Kamis (20/9) sore.
Dalam menjalankan misi, capres-cawapres menyiapkan stateginya yang dibantu oleh tim sukses. Adapun pasukan digital kedua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden mengungkapkan konten-konten yang menarik perhatian pengguna internet di jagat sosial media . Kubu 01 mengakui, memainkan isu personalisasi pasangan Jokowi- Ma'ruf. Sedangkan di sisi lain yaitu kubu 02, dengan memainkan isu kampanye negatif pasangan lawan.
Adapun Facebook menjadi salah satu platform sosial media yang digunakan calon presiden, Prabowo Subianto dan Joko Widodo. Pada tahun 2019 silam, jumlah penggemar Probowo Di Facebook mencapai 7.425.440 followers. Linimasa Facebook Prabowo banyak diisi fotonya ketika berkampanye keliling Indonesia dan video berisi dukungan sejumlah tokoh orang-orang biasa. Demikian juga dengan laman Facebook Jokowi yang disukai 3.311.213 followers, diisi dengan banyak foto dan video. Laman ini tampaknya dikelola secara rutin, karena menampilkan informasi terbaru seperti dukungan harian The Jakarta Post terhadap Jokowi yang baru disampaikan dalam editorial mereka.
Untuk lebih lanjutnya, kita bahas setelah ini yaa. Check It Out!!!.
Baca Juga : Sosial Media Sebagai Ruang Komunikasi Politik di Indonesia
1. Joko Widodo - Ma'ruf Amin
Siapa yang tak kenal dengan sosok hebat Prabowo Subianto? Namanya selalu santer diperbincangan di dunia politik dan militer. Tidak hanya “menguasai” dunia politik dan militer saja, ternyata Beliau telah banyak mengemban tugas penting di negara kita ini, baik itu di bidang ekonomi hingga pergerakan Indonesia. Pada pemilu 2019 ini, ia mencalonkan diri lagi untuk ke-4 kalinya dalam pemilu pilihan presiden dan memilih sosok Sandiaga Uno sebagai wakilnya. Karir politik Sandiaga Uno dimulai saat ia dilantik sebagai Wakil Gubernur DKI periode 2017-2022. Selama menjadi wakil gubernur, ia gencar membuat program-program yang bertujuan menumbuhkan kewirausaan pada warga Jakarta. Sandiaga Uno juga aktif mendorong DKI Jakarta menjadi destinasi wisata halal.
Tim pemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto- Sandiaga Uno telah terbentuk. Tim pemenangan pasangan nomor urut 2 ini telah menyiapkan beberqpa strategi untuk menangkan Prabowo-Sandi dalam pemilu 2019. Madani Ali selaku Ketua DPP PKS, mengatakan bahwa adanya penguasaan teritori dengan membentuk gugus komando berbasis Kecamatan. Tidak hanya itu, penguasaan serangan udara juga dilakukan. Serangan uadara ini maksudnya adalah pengunaan big data untuk melakukan micro campaign atau kampanye kecil. Lalu mensinergikan kerja koalisi untuk pemenangan Prabowo-Sandi, termasuk sinergi kerja partai, calon legislatif dan relawan dalam gerak pemenangan
Sosial media Tweeter juga digunakan pasangan calon nomor urut 2 ini untuk berkampanye. Kampanye akbar Prabowo-Sandiaga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada hari Minggu (7/4/2019) merajai pembahasan di jagat maya. Ada 3 tagar kampanye pasanga calon presiden nomor urut 2 yang merajai trending topic twitter Indonesia. Ketiga tagar itu adalah #TheGreatCampaignofPrabowo, #AkalSehatPutihkanGBK dan #10HariLagiGantiPresiden (Seperti gambar di bawah)
Nah, itu tadi strategi yang dilakukan setiap calon dalam memenangkan pemilu 2019. Seperti yang kita lihat, platform sosial media juga digunakan dalam berkampanye. Namun tidak hanya itu, penampilan juga mempengaruhi dan merupakan bagian dari komunikasi politik. Mungkin kita tidak sadar, bahwa lengan kemeja Jokowi itu selalu digulung, atau kenapa Prabowo sering mengenakan kemeja safari. Menurut Brian Mcnair, salah satu guru besar di Queesland Univesity of Technology, di dalam salah satu karya bukunya, ia mengatakan bahwa komunikasi politik itu tidak hanya dilakukan secara verbal, tapi bisa dengan sarana pemaknaan visual. Seperti rias wajah, tata rambut, desaign, sampai busana. Amati gambar di bawah ini.
Dengan lengan yang digulung, Jokowi ingin menggambarkan dirinya sebagai orang yang merakyat dan juga pekerja keras. Hal ini divalidasi dengan salah satu desaign kemeja Jokowi yang menggambarkan ketika Jokowi menggulung lengannya dengan slogan bersih, merakyat, serta kerja nyata

Disisi lain, Prabowo sering mengenakan kemeja safari dengan 4 kantong berbentuk kotak dibagian depan. Hal ini menggambarkan background beliau sebagai orang militer. Prabowo ingin menunjukkan dirinya melalui kostum yang dikenakannya sebagai orang yang nasionalis, tegas, dan juga berani mengambil sikap.
Baca Juga : Update Berita Seputar Pemilu 2024






